Mengenalkan rambu lalu lintas sejak usia dini membentuk kebiasaan aman di jalan. Berikut cara seru mengajak anak SD mengenal rambu-rambu di sekitar kita.
Anak usia sekolah dasar berada pada masa emas pembentukan kebiasaan. Mengenalkan rambu lalu lintas sejak dini adalah investasi keselamatan jangka panjang yang akan terus mereka bawa hingga dewasa.
Mulailah dari rambu yang paling sering ditemui anak setiap hari, seperti rambu zebra cross, lampu lalu lintas, dan rambu pejalan kaki. Gunakan benda nyata di lingkungan sekitar sekolah atau rumah sebagai media belajar.
Ajak anak bernyanyi bersama sambil menghafal arti warna lampu lalu lintas: merah berarti berhenti, kuning berarti bersiap, dan hijau berarti jalan. Kegiatan yang menyenangkan membuat pesan keselamatan lebih mudah diingat.
Saat menyeberang jalan, biasakan anak memegang tangan orang dewasa, menoleh ke kiri dan kanan sebelum menyeberang, serta hanya menyeberang di tempat yang disediakan seperti zebra cross.
Orang tua dan guru dapat memanfaatkan kartu bergambar rambu lalu lintas sebagai permainan tebak-tebakan. Semakin sering anak berlatih, semakin kuat kebiasaan aman tertanam dalam diri mereka.
Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi keselamatan berlalu lintas oleh EDULALIN bekerja sama dengan sekolah, Kepolisian, dan Jasa Raharja.