Remaja mulai beraktivitas lebih mandiri di jalan. Memahami etika berlalu lintas membantu mereka menjaga keselamatan diri dan orang lain.
Memasuki usia SMP, anak mulai berangkat dan pulang sekolah secara mandiri. Momen ini penting untuk menanamkan etika berlalu lintas yang benar.
Saat berjalan kaki, gunakan trotoar dan tetap berada di sisi jalan yang aman. Jauhkan pandangan dari ponsel saat menyeberang — perhatian penuh adalah kunci keselamatan.
Bagi yang bersepeda ke sekolah, pastikan sepeda dalam kondisi baik: rem berfungsi, ban tidak kempes, dan lampu serta reflektor terpasang. Gunakan jalur sepeda bila tersedia dan patuhi arah lalu lintas.
Saat menggunakan angkutan umum, tunggu di halte atau tempat yang aman, naik setelah kendaraan berhenti sempurna, dan selalu berpegang selama perjalanan.
Menjadi pejalan kaki dan penumpang yang tertib adalah bentuk partisipasi aktif remaja dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi semua.
Artikel ini disusun sebagai bahan edukasi keselamatan berlalu lintas oleh EDULALIN bekerja sama dengan sekolah, Kepolisian, dan Jasa Raharja.